Puisi

Kenang

Puisi

Kenang

Kuingat kau pernah mencarinya

Meski kini ada hanya disetubuhi ingatan

Menyematkan tanya untuk masa mendatang

Kau gelar karpet duka bernama kenangan

Setelah saling bertatap

Bicara dalam diam

Apakah rindu ini bersekat muram

Kita sepakat pada langit menggantung gelap

Betapa renta jika tahu usia

Yang tak lagi bisa menggenggam tatapan

Gelak tawa bersembunyi

Pecah tangis mengaliri

Lalu apa lagi?

Selain cerita digulung masa

Melewati rintang

Membentang jarak laut dan langit

Bertanya, apa masih ada lagi?

Sebentuk ruang

Tentang waktu yang cepat melesat

Dan kita sama, tak mau saling menyesat

Bagikan ini: