Puisi, Sajak

Asmaraloka

Puisi, Sajak

Asmaraloka

di ketinggian
sepeninggal jejak
laju dan perhentian
diam atau tergerak

Tuhan ciptakan
Asamaraloka, sejatinya anugerah
yang sering dilupa
bertikai, habis nirmakna

Tahun berganti
Masihkah terbujur kaku
gagal merasa
tentang apa yang berjalan di nafas

nadi kehidupan
riuh tak terdengar
sepi terang benderang
di ketinggian

Bagikan ini: