Puisi

Tanpa Jeda

Puisi

Tanpa Jeda

Cinta tanpa jeda
Menelisik jingga senja
Merona disibak hening malam
Sebentar kan datang

Dingin memaku ruang-ruang hampa
Bermekaran kenang
Dalam linang gula gula pedih
Menyeka harum aromamu

Kiranya dahulu setiap yang kau tunjuk
Adalah jejak kita
Hari hari ini hanya aku aku menunjuknya
Sendiri merebah raga

Berhenti sejenak melawan rasa
Pernah sadar ditumbuk karang
Terkubur ditumbuhi ilalang
Sesaat melupa rasanya hari hari kemarin

Bagikan ini: